Jumat, 15 Mei 2009

Ass. Wr. Wb

Ketika seseorang ingin meraih sesuatu harapan, ia akan rela melakukan apa saja untuk meraihnya dengan selalu mengingat pada Ar Rabb...

Kuteringat kala itu di sebuah perkampungan kecil nan teduh penuh kedamaian, seseorang bernama abuya Aladetta ( begitu biasa beliau dipanggil ) menyapaku, " Assalamu'alaikum ukhti Ama ?. Subhanallah, aku tersentak kaget. Siapakah yang mengenali diriku ? beliau seseorang yang belum pernah kukenal sebelumnya, namun entah mengapa saat diri ini bertatapan dengan beliau kok tiba - tiba rasanya dada ini berdegup kencang ...dag...dig...dug...begitulah kira-kira degupan jantungku saat itu. Astaghfirullah, aku mengalami " de javu ".
Yah, " de javu " pasti setiap orang pernah mengalaminya, hanya mungkin frekwensi kemunculannya saja yang berbeda .

Terkadang bisa juga saat kita mempunyai keinginan yang amat kuat namun belum dapat diwujudkan dan hal tersebut tertanam terus dalam lubuk hati yang terdalam...Insya Allah ia akan dapat terwujud.
Terwujud ??? bagaimana mungkin???
Dapat terwujud karena ia sudah tersimpan secara otomatis dalam ' unsubconciousness ' ( alam bawah tidak sadar ) kita...dan itu tersimpan dalam memory dan imajinasi setiap langkah kehidupan kita . Ia memainkan peranan dalam kehidupan kita 88% sedangkan sisanya 12 % adalah ' subconciousness ' ( alam sadar ) kita. Inilah yang akan tampak secara ' perifer ' dalam ' behaviour ' kita .





Tidak ada komentar:

Posting Komentar