Astaghfirullah..ampuni hamba Ar Rabb, bukannya hamba tiada bersyukur atas ujian yang engkau berikan pada hamba yang lemah ini...namun hamba hanya manusia biasa yang penuh dengan kekurangan.
Slalu menangis bila mengenang almarhumah Abah...kenapa Ar Rabb...bukannya hamba tiada ikhlas dengan takdir-Mu, namun bagaimana bila ada sebagian belahan jiwa kita pergi meninggalkan kita untuk selama-lamanya..Abah tempat bertukar pikiran yang menyenangkan...mempunyai empathi yang tinggi khususnya pada anak perempuannya.
Abah...saat Abah mendadak menghembuskan nafas terakhir saat ramadhan..bulan puasa itu rasanya seperti pukulan berat terhadap diriku..maafkan ananda Abah... mungkin ananda belum memberikan yang terbaik untuk Abah. Abah pernah bangga pada ananda, namun ananda merasa masih belum optimal membahagiakannya sampai ajal menjemput beliau.
Ananda tak ingin berandai-andai, karna kata 'seandainya' akan terselip syaithon di dalamnya.Wallahu 'alam .
Kuyakin Abah, dialam barzakh Abah ingin melihat ananda bahagia...
Insya Allah ananda akan mewujudkan keinginan Abah meski Abah di dunianya yang lain.
" Bila Jum'at tiba ,,,aku paling menyukai ziarah ke makam Abah...kutahu Abah melihatku saat aku masih baru memasuki halaman pekuburan...Kita bisa bicara Bah, meski hanya dalam bathin masing-masing yang merasakan.Bukankah kita masih bisa bicara antar bathin ? Aku berdoa dan memintakan ampun untuk beliau dan untuk para ahli kubur juga "
Allah SWT sayang sama Abah, banyak sekali yang menghadiri pemakaman Abah, yang mensholati baik di rumah maupun di masjid...Subhanallah Abah, pasti arwah Abah juga menyaksikannya....Abah, banyak sekali rangkaian karangan bunga menghiasi halaman rumah, Abah ...salah satunya sohib Abah alhamdulillah sekarang menjadi salah satu mentri, Bah...rekan Abah yang terkenal 'bersih' itu..
Pada saat pemakaman, sayangnya ananda yang putri-putri tidak diperkenankan untuk ikut saat Abah dimakamkan , padahal ananda merasa kuat untuk tegar dihadapan jenazah Abah. Ananda terus berdzikir tiada henti dalam setiap detik nafas ini. ' Inna lillahi wa inna ilaihi rojiuun...
Pada saat kita kehilangan orang -orang yang kita cintai satu per satu...itu merupakan suatu pukulan bertahap yang membuat kita terkaget-kaget...namun justru ananda bersyukur dengan ujian Allah SWT...karena smakin ku ingat akan kematian menjemput kita semua...mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menghadap sang Khalik yang teramat indah. Bagaimana wujud Allah SWT? Rinduku ingin melihatnya...bagaimana rasanya berada di taman-taman syurga...Subhanallah Ar Rabb...insya Allah hamba & semua kaum muslim bisa meninggal dalam keaadaan khusnul khotimah dan dikumpulkan dengan para nabi-nabi Mu Ar Rabb...Amin
" Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh di dalam kehidupan dunia dan akherat, dan Allah menyesatkan orang-orang yang dzalim dan berbuat apa yang Dia kehendaki " ( QS, Ibrahim [14]: 27 )